Kamis, 03 Desember 2020

Terapi Anak Autis: Gluten dan Kasein Makanan yang Harus Dihindari Anak Autis

 


Sebagai orangtua kita tentu resah saat menjumpai anak kita menderita Autis. Hal ini membuat orangtua berusaha mencari berbagai terapi untuk anak Autis termasuk apa saja makanan yang harus dihindari oleh anak Autis. Kenapa makanan itu harus dihindari oleh anak Autis? Oleh karena itu banyak orangtua mencari informasi dari para dokter dan pakar gizi tentang makanan yang harus dihindari oleh anak Autis. Nah, artikel ini akan memberikan penjelasan tentang terapi anak Autis melalui info makanan yang harus dihindari oleh anak autis secara lengkap.

Sekitar 50 % anak dengan Autis sering terjadi ketidakseimbangan flora usus. Akibatnya terjadi pertumbuhan mikroorganisme yang berlebihan yang berpotensi menyebabkan penyakit. Pada saluran pencernaan anak dengan Autis ditemukan kelompok bakteri Clostridium Histolyticum dalam jumlah yang lebih banyak daripada anak sehat tanpa Autis. Bakteri ini menghasilkan toksin yang dapat mengganggu usus.

Gangguan saluran cerna yang diderita anak Autis seperti kebocoran usus (Leaky Gut) menyebabkan terganggunya produksi enzim untuk mencerna Gluten dan Kasein. Pada anak normal peptida seharusnya dibuang lewat urin, akan tetapi pada anak autis peptida ini diserap kembali oleh tubuh dan masuk ke dalam aliran darah dan ke otak  hingga menyebabkan gangguan fungsi otak.

Gangguan fungsi otak akhirnya mempengaruhi perkembangan dan perilaku anak meliputi  gangguan hiperaktivitas, emosi, perkembangan motorik, tidur malam, konsentrasi sehingga memperberat gejala autis.

Anak autis yang mengalami gangguan perilaku terkait dengan gangguan pencernaan disarankan untuk menjalani diet Gluten Free Casein Free (GFCF). Anak Autis perlu menghindari makanan yang mengandung Gluten dan Kasein karena anak autis tidak memiliki enzim pencernaan yang dapat memecah Gluten dan Kasein.



.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang mengandung Gluten:

1.      Mie, karena umumnya terbuat dari tepung terigu, bisa dipastikan bahwa mie mengandung gluten. Semakin keras tekstur mie, maka semakin banyak pula gluten yang terkandung di dalamnya.

2.      Roti, kebanyakan roti terbuat dari tepung terigu, walaupun sekarang ada variasi roti dari tepung beras.

3.      Pasta, bahan utama pembuat pasta juga dari tepung terigu

4.       Kue dan biskuit, meskipun sekarang sudah banyak variasi bahan pembuat kue dan biskuit tapi komponen utamanya tetap tepung terigu.

Berikut adalah beberapa jenis susu yang mengandung Kasein:

1. Susu Sapi

2. Susu Kambing atau Domba

3. Susu Kerbau

4. Susu Unta

5. Susu Kuda

6. Susu Manusia atau Air Susu Ibu (ASI)

 

Perbaikan/penurunan gejala  autisme dengan diet khusus biasanya dapat dilihat dalam waktu antara 1 – 3 minggu. Apabila setelah beberapa bulan menjalankan diet tersebut  tidak ada kemajuan, berarti diet tersebut tidak cocok dan anak dapat diberi makanan seperti sebelumnya.


Lihat Video tentang Pentingnya Pembatasan Gula untuk Anak


Telusuri video menarik lainnya di Channel Youtube Dyah Gizi & Kesehatan

0 komentar:

Posting Komentar