Monday, January 6, 2014

Tips Membuat Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Sendiri untuk bayi


Pada saat zaza umur 6 bulan lebih 1 hari, setelah sukses menjalankan ASI eksklusif, maka saya  memberikan makanan pendamping ASI untuk zaza. Sebelumnya niat awal saya ingin zaza mau makan sayur sejak dini. Maka awal makan yang saya kenalkan adalah kuah sayuran. Saya rebus bayam, kemudian air rebusannya disaring. Itulah minuman pertama zaza selain ASI.

Selanjutnya saya berusaha membuat bubur susu sendiri. Sebenarnya tidak sulit, kok. Dengan membuat bubur sendiri, selain lebih irit, kandungan gizi dan variasinya dapat kita tentukan sendiri. Ini resep bubur susu yang biasa saya buat.
Resep Bubur Susu
1. Siapkan air matang suam-suam kuku 200 ml
2. Masukkan tepung susu 5-7 sendok takar (atau sesuai takaran susu formula masing-masing), aduk sampai tercampur
3. Tuang 50 ml ke dalam gelas lain, masukkan 3 sendok makan tepung beras, aduk, sampai tercampur merata
4. Ambil panci kecil, tuang susu yang 150 ml ke dalam panci
5. Setelah lumayan panas, sedikit demi sedikit tuang campuran susu+tepung sambil diaduk kencang
6. Tunggu sampai bubur meletup-letup, tanda sudah matang, angkat.
Bubur susu bisa diberi kuah, dengan air rebusan sayuran, jus sayur atau buah.

Kalau mau variasinya tercampur merata dengan buburnya,  bisa dibantu dengan blender khusus bayi. 


Sekarang dengan bahan pokok bubur susu, saya bisa memvariasikan dengan aneka tambahan, seperti kuning telur, daging ikan kukus, keju, apel maupun pisang dengan bantuan alat ini.

Caranya tinggal ambil 3-5 sendok bubur susu (sesuai daya terima bayi ), masukkan ke alat, lalu potong-potong bahan tambahannya, masukkan sekalian. Tekan bagian tutupnya lalu blender akan muter sendiri. Keunikan blender ini, kita tidak perlu menambah air dalam campuran kalau ingin memblender, dan dia tanpa kenop, jadi cukup menekan tutupnya, maka blender akan muter sendiri.

Ayoo..ibu cantik, bikin makan tambahan sendiri untuk bayi kita. Dengan membuat MP-ASI sendiri maka kita menyediakan MP-ASI segar untuk bayi kita, dibanding Cuma diberi MP-ASI instan.


0 comments:

Post a Comment